Selasa, 21 Agustus 2012

Peristiwa Tsunami Aceh

·

Fake-Buku | Kejadian Aceh

Peristiwa tsunami Aceh merupakan salah satu peristiwa yang dicatat dalam sejarah dunia. Sebab, bencana tersebut merupakan sebuah bencana yang memiliki dampak luas.

Bukan hanya di Indonesia saja, namun juga berakibat hingga ke benua lainnya. Salah satunya dibuktikan dengan jatuhnya korban di beberapa negara yang jaraknya ratusan kilometer dari Aceh sebagai pusat terjadinya bencana.
Peristiwa Tsunami Aceh menggugah kesadaran bangsa Indonesia, bahwa negeri ini berada di atas lingkaran bahaya. Karena Indonesia berada di atas pertemuan beberapa lempeng besar bumi yang sifatnya labil sehingga mudah bergerak dan bertumbukan. Jika tumbukan antar lempeng itu terjadi, akan menyebabkan terjadinya gempa besar.

Selain peristiwa tsunami Aceh yang diawali adanya gempa berskala 5,9 skala Rithcer, Indonesia juga dikelilingi oleh puluhan gunung api aktif. Baik itu yang berada di atas permukaan bumi maupun berada di dalam lautan. Semua memiliki potensi untuk memunculkan terjadinya bencana yang serius di Indonesia.
Dari peristiwa tsunami Aceh tersebut, kiranya bangsa Indonesia harus bisa mewaspadai setiap bencana yang mengancam. Hal ini demi meminimalisir dampak dan korban jiwa yang bisa ditimbulkan akibat terjadinya bencana alam.
Masyarakat harus bisa menjaga dirinya sendiri, untuk menyelamatkan diri manakala terjadi bencana alam serta mencegah timbulnya korban jiwa yang tidak diinginkan.

'_click_' Lihat Gambar-Gambar Saat Kejadian Dulu



Tips Menghadapi Bencana

Pada berbagai bencana alam, memiliki kesamaan. Sehingga jika kita mau mencermatinya, kita bisa belajar dari satu bencana untuk menghindarkan diri menjadi korban. Beberapa langkah yang bisa dilakukan saat terjadi bencana gempa dan tsunami diantaranya adalah :
  1. Saat gempa, segeralah berlindung di samping benda yang kokoh untuk menghindarkan diri tertimpa benda dari atas. Hal ini lebih efektif daripada bergegas lari ke luar ruangan karena waktunya tidak akan cukup.
  2. Jika tinggal di kawasan pantai, setelah gempa segeralah amati kondisi pantai. Segera menjauh dari pantai dan cari tempat yang tinggi jika tiba-tiba permukaan pantai surut dan menjauh dari garis pantai.
  3. Saat mengungsi, jangan lupa bawa peralatan komunikasi. Hal ini penting untuk menjaga komunikasi dengan keluarga jika harus terpisah.
  4. Tetap tenang saat ada bencana, dan segera cari informasi tentang bencana yang terjadi. Biasanya, lembaga bencana seperti Badan Meteorologi dan Geofisika akan segera melakukan pengumuman di situs internet tentang bencana yang terjadi. Informasi ini jauh lebih akurat daripada mempercayai pesan singkat liar yang beredar.

Sumber: Anneahira

0 komentar:

Poskan Komentar

Comment